Manfaat Ketumbar Bagi Kesehatan Tubuh

  • 3 min read
  • Nov 30, 2021

Salah satu rempah-rempah yang populer ini bisa dibilang sangat mudah ditemukan sebagai bumbu masak di dapur. 
Karakter rasanya yang khas bisa membuat aroma masakan semakin menguat dan memicu selera makan. 
Ketumbar berasal dari tanaman Coriandrum sativum yang masih berhubungan dengan wortel, seledri dan peterseli.
Pada umumnya, ada dua bagian dari ketumbar yang sering digunakan untuk memasak. Pertama adalah bagian bijinya yang juga sering disebut dengan nama coriander. 
Kedua adalah bagian daunnya yang dikenal dengan nama lain cilantro. Biji ketumbar atau coriander banyak digunakan pada hidangan berupa sup di negara-negara Timur Tengah. 
Sementara itu, cilantro sering digunakan secara utuh untuk menambahkan rasa rempah di masakan.
Namun, ketumbar hadir tak hanya sebagai penambah rasa makanan saja. Dengan nutrisi yang dimilikinya, ia memiliki beragam manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuh manusia. 
Ketumbar merupakan rempah-rempat yang kaya akan serat, magnesium, mangan, zat besi, dan kalsium. 
Selain itu, rempat ini juga memiliki sebelas elemen minyak esensial dan enam jenis asam, termasuk asam askorbat atau vitamin C. 
Bagian bijinya kaya akan fitonutrien dan juga memiliki nutrisi yang sama dengan bagian daunnya. Dengan nutrisi-nutrisi tersebut, inilah manfaat kesehatan yang bisa dirasakan oleh tubuh.
Manfaat Ketumbar Bagi Kesehatan Tubuh
1. Mencegah radang usus
Ekstrak biji ketumbar dan minyak esensial memiliki potensi dalam membantu mengobati radang usus besar. 
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pengobatan tradisional ini memiliki sifat antiradang dan analgesik sehingga bisa digunakan sebagai terapi pencegahan penyakit radang usus ini.
Ketumbar merupakan rempah-rempah yang memiliki aroma khas dan kaya akan antioksidan yang dibutuhkan oleh tubuh. 
Khasiat beraneka ragam, mulai dari perawatan kulit, meredakan infeksi, sampai mengatasi masalah pencernaan. 
Cara mengonsumsinya pun mudah, kamu tinggal memasukkan biji ketumbar atau daun ketumbar ke dalam menu makanan sehari-hari.
2. Melindungi tubuh dari salmonella
Berasal dari bakteri salmonella yang terdapa di dalam makanan yang terkontaminasi, infeksi bakteri ini umumnya menyerang saluran usus. 
Infeksi yang disebabkan oleh bakteri ini menjadi salah satu penyakit berbahaya yang bisa menyerang usus. Oleh karena itu, tubuh memerlukan perlindungan alami untuk melawan bakteri ini.
Ketumbar memiliki kandungan duodenum yang tinggi. Senyawa alami ini memiliki memiliki kekuatan dua kali lipat dibandingkan antibiotik yang umum digunakan untuk pengobatan utama penyakit akibat bakteri salmonella.
3. Menjaga kesehatan mata
Minyak ketumbar cukup populer digunakan sebagai salah satu komposisi pada produk perawatan kesehatan mata. 
Hal ini tentu berkaitan dengan kandungan antioksidan dan mineral yang terdapat di dalam ketumbar. Keduanya bermanfaat untuk mencegah penyakit degeneratif pada otot mata dan mengurangi ketegangan atau stres pada mata.
Daun ketumbar juga mengandung beta-karoten yang bisa mencegah beberapa penyakit lainnya yang berkaitan dengan penglihatan. 
Bahkan pada kondisi tertentu, senyawa ini juga bisa memperlambat penurunan fungsi penglihatan pada usia lanjut.
4. Meredakan diare
Komponen borneol dan linalool yang terkandung di dalam minyak esensial di ketumbar dapat membantu meredakan diare yang disebabkan oleh mikroba dan jamur. 
Kedua komponen tersebut ditambah lagi dengan limonene, alpha-pinene dan beta-phellandrene memiliki efek antibakteri yang bagus. 
Selain untuk diare, ketumbar juga bisa diolah sebagai pengobatan tradisional untuk mencegah mual dan muntah.
5. Menstabilkan tekanan darah
Tekanan darah yang tinggi atau rendah bisa berakibat buruk pada kondisi tubuh. Oleh karena itu, kita harus menjaga tekanan darah tetap dalam kondisi yang stabil. 
Ketumbar bisa meningkatkan interaksi ion kalsium dan asetilkolin, neurotransmitter di sistem saraf perfier dan pusat, melemaskan ketegangan pada pembuluh darah sehingga mengurangi risiko terkena penyakit kardiovaskular.
6. Menjaga kadar gula darah
Para penderita diabetes bisa mengonsumsi ketumbar untuk membantu mengontrol kadar gula darahnya. 
Sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Food Chemistry mengungkapkan efek stimulasi yang diberikan ketumbar pada kelenjar endokrin bisa meningkatkan sekresi insulin dari pankreas yang nantinya akan meningkatkan kadar insulin di dalam darah.
Proses ini secara langsung akan mengatur asimilasi dan penyerapan gula yang tepat dan hasilnya kadar gula darah pun akan menurun.
7. Membantu sistem pencernaan
Selain menjaga kesehatan kulit, kandungan minyak esensial di dalam ketumbar juga bisa membantu sekresi enzim dan cairan pencernaan. 
Caranya adalah dengan merangsang sistem pencernaan dan gerakan peristaltik. Beberapa penelitian menyebutkan, orang dengan gangguan dispepsia (pencernaan) mengalami penurunan gejala setelah memasukkan daun dan biji ketumbar ke dalam menu makanan mereka.
8. Menjaga kadar kolesterol
Biji ketumbar mengandung asam-asam yang dibutuhkan oleh tubuh seperti asam oleat, asam linoleat, asam palmitat, dan asam askorbat (vitamin C). 
Menurut laporan yang disusun oleh Journal of Environmental Biology, senyawa-senyawa ini berperan efektif untuk menurunkan kadar kolesterol di dalam darah.
Selain menurunkan kadar kolesterol, senyawa ini juga bisa mengurangi penumpukan kolesterol LDL di sepanjang dinding bagian dalam arteri dan vena. 
Kondisi penumpukan ini bisa menyebabkan penyakit kardiovaskular seperti stroke dan serangan jantung.
9. Mengurangi peradangan kulit
Seperti yang telah disebutkan di atas, ketumbar memiliki sebelas elemen minyak esensial, salah satunya adalah cineole. 
Dikombinasikan dengan asam linoleat yang juga terdapat di ketumbar, keduanya memiliki sifat antiarthritic dan antirheumatic yang bisa membantu mengurangi pembengkakan karena kedua kondisi tersebut.
Selain itu, ketumbar juga mengandung sifat antiseptik, antijamur, antioksidan, dan detoksifikasi yang bisa melindungi kulit sebagai lapisan terdepan tubuh dari infeksi jamur, kulit kering, dan gangguan eksim. 
Ekstrak biji ketumbar juga mengandung sifat antimikroba yang jika dioleskan secara langsung ke kulit bisa menenangkan kondisi kulit dan membuatnya lebih bersinar.
10. Menguatkan tulang
Kalsium sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk membentuk struktur tulang yang sehat dan kuat. Selain itu, nutrisi ini juga penting untuk pertumbuhan kembali tulang dan pencegahan penyakit degeneratif pada tulang seperti osteoporosis. 
Ketumbar, baik biji ataupun daunnya, menjadi salah satu sumber kalsium yang bagus. Cukup tambahkan ketumbar pada menu makanan sehari-hari dan asupan kalsium tubuh pun akan terjaga dengan sendirinya.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *